Program Desa Bebas Api Dari APRIL Indonesia Mampu Menekan Kebakaran Pada 2017

Kebakaran hutan merupakan suatu bencana yang diakibatkan bisa dari alam dan juga bisa sengaja dibuat oleh manusia. Kebakaran hutan merupakan suatu peristiwa yang memiliki dampak negatif dan sangat merugikan pada ekonomi, sosial, dan kesehatan yang sangat signifikan adalah gangguan kesehatan untuk masyarakat, transportasi yang tidak berjalan lancar, hingga punahnya beberapa flora dan fauna yang tinggal disana. Jika dinominalkan, kerugiannya bisa mencapai 20 truliun per tahunnya. Selain itu juga, kebakaran hutan tersebut dapat merugikan banyak pihak.

Hal tersebut berdampak pada Grup APRIL, yang merupakan suatu perusahaan yang berfokus pada bidang Pulp & kertas. Bagi APRIL, kebakaran merupakan ancaman terbesar bagi hutan tanaman mereka. Tanaman-tanaman yang mereka miliki merupakan aset utama bagi Grup APRIL. Dengan kebakaran dapat merusak hutan, mengurangi nilai dan produktivitas aset ini, dan serta menciptakan kabut asap. Di sisi lain, kebakaran liar juga dapat memiliki dampak lingkungan yang signifikan, yaitu: mengurangi nutrisi tanah, mempengaruhi kualitas air dan meningkatkan erosi tanah.

Dalam hal ini, pemerintah bekerja sama dengan pihak swasta dan anggota masyarakat untuk menanggulangi kebakaran hutan. Selain itu juga PT  RAPP merupakan unit bisnis Grup APRIL yang meluncurkan program Desa Bebas Api atau Free Fire Village. Program tersebut sudah dilaksanakan sejak tahun 2014 untuk mendukung program pemerintah dalam mencegah kebakaran hutan dan lahan. Rudi Fajar selaku Direktur utama PT RAPP mengatakan bahwa program tersebut dapat menekan kebakaran hutan dan lahan karena pasalnya tiap warga diingatkan untuk tidak membuka lahan dengan membakar hutan. Program tersebut mampu menekan terjadinya kebakaran secara signifikan yang mana diawali dengan 4 desa lalu berkembang terus hingga ke 18 desa yang menjadi peserta program tersebut.

Dalam pencegahan kebakaran memerlukan komitmen dan kesadaran dari berbagai pihak. Semua pihak harus saling menjaga dan mengingatkan agar kebakaran hutan tak terus terulang. Di tahun 2016, program Desa Bebas Api melakukan hingga 5 kegiatan, yaitu: reward dan incentive, crew leader, agriculture assistant, haze monitoring, dan socialization. Tahun ini, RAPP kembali melakukan hal yang sama, ditambah dengan sosialisasi ke 72 sekolah. Dengan adanya program Desa Bebas Api dari APRIL Indonesia mampu menekan kebakaran pada 2017.