Mau Berinvestasi Rumah? Ini Caranya

Coba Anda bayangkan, beberapa tahun ke depan jumlah penduduk akan terus bertambah sementara luas tanah tetap. Itu artinya, ruang untuk membangun tempat tinggal akan semakin terbatas. Kelangkaan tempat tinggal inilah yang akan membuat harga properti makin lama makin melambung. Nah, nilai properti yang semakin meningkat ini dapat Anda manfaatkan sebagai sarana untuk berinvestasi. Belum tahu caranya? Simak informasi berikut ini :

1.Beli Rumah dengan Modal Minimal

Berinvestasi dengan membeli rumah secara langsung membutuhkan dana yang tidak sedikit. Oleh karena itu, dua tips berikut akan membantu Anda untuk tetap bisa membeli rumah dengan modal yang minimal.

  • Beli rumah dengan pinjaman
    Tips ini berlaku jika Anda sudah memiliki rumah sendiri. Caranya, Anda menjaminkan sertifikat rumah Anda untuk mendapatkan dana pinjaman. Uang pinjaman inilah yang Anda gunakan untuk membeli rumah. Namun ingat, pastikan Anda memiliki pendapatan tiap bulan yang cukup untuk membayar angsuran pinjaman. Setelah berhitung, cermatilah apakah pendapatan Anda setelah dipotong dengan kebutuhan hidup dan dana darurat masih cukup untuk membayar angsuran pinjaman. Dan ingat juga agar memilih pinjaman yang bebas riba.
  • Berinvestasi dengan cara kerja sama.
    Jika Anda belum memiliki rumah dan tabungan belum cukup digunakan untuk membeli rumah, ajaklah kenalan Anda untuk berinvestasi bersama. Kumpulkan beberapa rekan yang Anda percaya dan buatlah perjanjian untuk membeli rumah bersama-sama. Di perjanjian tertulis tersebut, tetapkan waktu untuk menjual rumah kembali dan cara pembagian keuntungannya.

2. Beli Rumah yang Berharga Murah

Harga murah tidak selalu dilihat dari jumlah nominalnya, tetapi dilihat dari perbandingan antara harga jual dan harga pasar. Jika harga jualnya lebih rendah dari harga pasar saat itu, Anda bisa menjadikan rumah tersebut sebagai target investasi Anda. Rumah yang berharga murah umumnya dijual oleh pemilik yang sedang membutuhkan dana segar dalam waktu singkat.

Selain itu, pengembang perumahan biasanya menjual unit rumah yang masih belum jadi dengan harga lebih murah. Jadi, jika Anda ingin membeli rumah dalam kondisi baru (bukan bekas), usahakan untuk melakukan transaksi jual-beli sebelum rumah tersebut selesai dibangun. Namun, sebaiknya Anda melakukan tips ini jika perusahaan pengembang benar-benar tepercaya dan memiliki rekam jejak yang baik.

3. Jeli Melihat Lokasi

Lokasi, lokasi, dan lokasi. Ini yang selalu dikatakan orang saat ditanya mengenai faktor pemilihan rumah yang tepat. Hal ini memang tidak salah. Namun, bukan berarti Anda harus berinvestasi di lokasi yang saat ini ramai dan strategis. Rumah yang dibangun di area yang sudah berkembang nilainya cenderung tidak banyak meningkat di masa depan sehingga keuntungan yang Anda dapat juga tidak terlalu fantastis. Selain itu, harga jualnya saat ini juga sudah mahal.

Oleh karena itu, ada baiknya Anda memilih lokasi yang saat ini belum terlalu berkembang, namun prospektif. Lakukan riset dan cari informasi sebanyak mungkin mengenai pembangunan area tersebut di masa yang akan datang. Misalnya, beberapa tahun ke depan, pemerintah setempat berencana untuk membangun jalan tol atau akan ada pendirian fasilitas umum seperti rumah sakit, tempat pendidikan, dan pusat perbelanjaan.

Berbagai fasilitas tersebut akan memberikan nilai tambah bagi area di sana dan otomatis akan meningkatkan harga propertinya. Dengan demikian, Anda membeli rumah dengan harga murah dan bisa menikmati keuntungan berkali lipat saat menjualnya kelak.

4. Gunakan Rumah untuk Berbisnis

Berinvestasi rumah dengan cara membeli lalu menjualnya di kemudian hari memang mudah. Namun, jika Anda ingin memaksimalkan keuntungan, Anda bisa menggunakan rumah tersebut sebagai sarana berbisnis.

Ada berbagai pilihan, seperti menyewakan atau mengontrakkan rumah Anda dan menjadikan rumah sebagai tempat kos. Rumah yang lokasinya dekat dengan pusat pendidikan atau perkantoran sangat cocok bila digunakan sebagai rumah kos. Dengan menyewakan rumah untuk ditinggali orang lain, rumah Anda akan tetap terawat dan Anda pun bisa mendapatkan penghasilan rutin tanpa harus susah payah bekerja.

Bila Anda ingin membuka usaha, Anda juga bisa memanfaatkan rumah tersebut sebagai tempat usaha. Apa lagi jika lokasi rumah bagus dan prospektif, sehingga Anda bisa mendapatkan keuntungan dobel, yaitu bisnis yang makin maju dan harga rumah yang makin naik.

Demikian cara mudah berinvestasi rumah. Ternyata kita tidak harus menunggu menjadi kaya raya untuk bisa berinvestasi rumah. Nah, selagi saat ini Anda mampu membeli rumah, mari berinvestasi dan nikmati keuntungannya.

Jika Anda berminat, berikut ini salah satu informasi jual rumah Jakarta yang mungkin sesuai dengan keinginan Anda untuk memulai investasi.

Fitto Amarillo Village

Perumahan yang berlokasi di Gading Serpong ini memiliki konsep yang unik dan memang dirancang untuk sarana berinvestasi. Rumah tersebut terdiri dari dua lantai dan tiap lantai memiliki akses langsung dari luar rumah berupa tangga. Jadi, tiap lantai bisa disewakan untuk orang yang berbeda. Anda juga bisa memanfaatkan rumah ini sebagai rumah kos. Lokasinya juga strategis, karena dekat dengan berbagai universitas ternama, rumah sakit, dan jalan tol.

Semoga bermanfaat.