Cara Memilih Kursi Kantor yang Baik dan Membuat Tubuh Sehat (Part 1)

 

Tidak dapat dipungkiri lagi kalau kursi merupakan salah satu barang yang vital dan selalu ada di setiap kantor. Selain itu, pemilihan kursi juga dapat berdampak pada produktivitas kerja orang yang menggunakannya. Salah satu studi menyebutkan bahwa kursi berpengaruh sebesar 17.5% terhadap kinerja orang dalam bekerja. Sehingga pemilihan kursi tentu menjadi hal yang sangat vital karena kursi yang tidak ergonomis tentu akan mengakibatkan tidak produktifnya Anda dalam bekerja sehingga dapat mengurangi efisiensi waktu dan tentu dapat meningkatkan stress dalam pekerjaan. Untuk itu, simak artikel berikut untuk mengetahui beberapa cara dalam memilih kursi kantor yang ergonomis dan dapat menjaga kondisi tubuh agar tetap sehat.

Perhatikan ketinggian kursi Anda

Dalam pemilihan kursi sebaiknya Anda menggunakan kursi yang dapat diatur ketinggiannya mengikuti postur tubuh Anda. Karena kursi yang terlalu tinggi atau terlalu rendah akan berdampak tidak baik bagi tubuh Anda. Selain itu, tidak tepatnya tinggi kursi dapat mengakibatkan ketidaknyamanan dalam bekerja yang akan berpengaruh terhadap produktivitas kerja. Anda dapat menyesuaikan kursi hingga sudut antara tungkai kaki hingga paha mencapai 90 derajat atau siku-siku. Posisi tersebut akan membuat tubuh lebih rileks karena beban tubuh tidak hanya bertumpu pada betis atau paha Anda. Selain itu, jangan biarkan kaki Anda menggantung saat duduk terlalu lama. Hal tersebut dapat menyebabkan aliran darah tidak sempurna dan berdampak buruk bagi kesehatan Anda.

Pastikan kursi sesuai dengan meja kerja Anda

Ketinggian kursi kantor juga harus dibuat sesuai dengan ketinggian meja tempat Anda bekerja. Posisikan layar monitor pada meja setidaknya sejajar dengan kepala Anda. Selain itu posisikan ketinggian kursi hingga dada dan pastikan lengan Anda sejajar dengan meja sehingga dapat membuat lengan dan tangan Anda menjadi lebih rileks saat bekerja. Posisi atau ketinggian kursi yang tidak sesuai dengan meja juga dapat berdampak buruk bagi kesehatan dan produktivitas kerja Anda sehari-hari.